Gresik (Humas) — Langkah strategis memperkuat peran perempuan dalam pembangunan karakter, tata kelola organisasi, serta kepedulian lingkungan terus dimaksimalkan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Gresik. Pengukuhan Pengurus DWP KUA Wilayah Kerja (Wilker) 4 yang menaungi Kecamatan Gresik, Kebomas, Manyar, dan Bungah menjadi pijakan penting untuk memperluas dampak sosial organisasi di tengah masyarakat.
Rangkaian acara yang berlangsung di Aula KUA Kecamatan Kebomas ini tidak hanya berfokus pada efektivitas program kerja dan peningkatan profesionalisme anggota, tetapi juga dirangkaikan dengan aksi nyata kepedulian lingkungan. Sebagai bentuk dukungan penuh terhadap program ekoteologi, kegiatan ini diisi dengan penanaman pohon yang dimulai secara simbolis oleh Ketua DWP Kemenag Gresik, Masarin Natik Faiq, bersama Ketua DWP KUA Kecamatan Kebomas, Zumrotun Najihah Naryanto. Aksi penanaman pohon ini diharapkan mampu memberikan keasrian serta keberkahan bagi seluruh warga dan lingkungan KUA.
Integrasi empat wilayah kecamatan dalam Wilker 4 diharapkan mampu menciptakan sinergi program yang lebih solid, terukur, dan responsif terhadap kebutuhan warga. Ketua DWP Kemenag Gresik, Masarin Natik Faiq, menegaskan bahwa momentum pengukuhan ini membawa tanggung jawab besar bagi seluruh pengurus terlantik. Kehadiran organisasi harus memberikan nilai tambah yang nyata, baik bagi lingkungan internal instansi maupun kebermanfaatan publik secara luas.
"Pengukuhan ini merupakan awal dari sebuah amanah untuk bisa lebih solid dalam menjalankan fungsi organisasi DWP, yang bukan hanya sebagai pendamping istri ASN saja," ujar Masarin Natik Faiq.
Guna menjamin keberlanjutan program dan akuntabilitas organisasi, DWP Kemenag Gresik menerapkan mekanisme tata kelola yang ketat. Setiap unit KUA kecamatan diwajibkan menyelenggarakan rapat pleno berkala setiap dua bulan sekali dengan perwakilan pengurus yang hadir secara konsisten. Selain itu, laporan kinerja berkala wajib disampaikan ke tingkat kabupaten sebagai bentuk evaluasi dan transparansi kegiatan.
Aspek kedisiplinan anggota juga menjadi perhatian utama dalam penataan organisasi ini. Penegakan aturan penggunaan atribut resmi serta kehadiran dalam setiap forum resmi diterapkan secara tegas sebagai upaya membangun budaya kerja yang tertib, bertanggung jawab, dan profesional.
Melalui pengukuhan Wilker 4 dan aksi penanaman pohon ekoteologi ini, DWP Kemenag Gresik optimis mampu menghadirkan ragam program pemberdayaan yang tidak hanya mendukung tugas-tugas kementerian, tetapi juga memberi sumbangsih langsung bagi kelestarian alam serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Gresik.